Benda Lang「Sports online」it Mini yang Menumbuk Planet Gergasi

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Satu-satunya cara untuk menang melawan baccarat

JupSports onlinSports onlineeiter adalah gergasi gas yang didominasi Hidrogen dan Helium. Ia tidaSports onlinek punya paras yang jelas sebagaimana planet–planet terestrial. “Paras” Jupiter ditetapkan sebagai kolom gas yang memiliki tekanan gas 1 bar (0,987 tekanan paras air laut di Bumi). “Paras” ditandai lapisan awan amonia cukup tebal. Kolom gas di atasnya hingga ketinggian 5.000 km merupakan atmosfer Jupiter.

Seberapa besar ukuran asteroid atau komet yang menumbuk Jupiter kali ini?

Kilatan cahaya produk tumbukan September 2021 (demikian untuk selanjutnya dinamakan) adalah yang terterang kedua bagi peristiwa sejenis sepanjang sejarah astronomi. Ia hanya dikalahkan oleh peristiwa yang lebih fenomenal: tumbukan keping–keping komet Shoemaker Levy 9 di Jupiter pada Juli 1994.

Baca juga: Fenomena Langit Pekan Ini, Apoge Mars hingga Ekuinoks September

Baik mencapai “paras” atau tidak, saat asteroid atau komet menembus atmosfer, maka mayoritas materialnya digerus habis menjadi bubuk. Mereka lantas disemburkan vertikal sebagai kolom tumbukan (impact plume) yang mirip kolom letusan gunung berapi.

Mereka secara terpisah mendeteksi sekedip cahaya terang berdurasi singkat (kurang dari 4 detik) yang mendadak menyemburat dari cakram Jupiter. Deteksi multilokasi ini memastikan bahwa kilatan cahaya tersebut memang benar–benar terjadi di Jupiter, bukan sekedar fluktuasi atmosfer Bumi. Mereka menghasilkan enam rekaman video terpisah terkait kejadian tersebut, yang siap untuk analisis selanjutnya.

Apa yang mereka saksikan adalah sebuah peristiwa tumbukan benda langit (asteroid atau komet) di Jupiter. Tumbukan terjadi saat posisi relatif Jupiter terhadap Bumi cukup bagus yakni berdekatan titik oposisinya. Sehingga dimensi tampak Jupiter lebih besar dan membuatnya ideal diamati.

SEBUTIR benda langit telah menumbuk Jupiter beberapa hari lalu. Kejadian ini merupakan peristiwa tumbukan benda langit ke–13 di Jupiter yang pernah disaksikan umat manusia sepanjang sejarah astronomi. Peristiwa ini juga mengungkap peran lain Jupiter, sebagai perisai kosmik bagi sebagian tata surya lainnya.

Tiap asteroid atau komet yang menumbuk Jupiter harus menembus atmosfernya lebih dahulu. Bila dimensinya cukup besar, “paras” Jupiter dapat ditembus pula meski takkan sampai menjangkau lapisan hidrogen cair. Sebaliknya jika kecil, komet atau asteroid akan sepenuhnya dimusnahkan dalam atmosfer.

Layaknya di Bumi, semakin merasuk ke dalam, maka tekanannya kian meninggi. Pada kedalaman 1.000 km besarnya tekanan menyebabkan terbentuknya lapisan tebal hidrogen cair. Dan pada kedalaman sekitar 22.000 km, tekanannya telah demikian hebat hingga menyebabkan hidrogen cair mempunyai sifat metalik dan bisa menghantarkan listrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Butuh banyak keberuntungan untuk mengungkap peristiwa langka dalam semesta kala menyapu langit. Keberuntungan itulah yang dimiliki Jose Luis Pereira (Brazil) dan sembilan astronom amatir lainnya di Amerika Selatan dan Eropa pada Selasa 14 September 2021 fajar pukul 05:39 WIB.